—- Seminggu setelah perjalanan. Pagi itu kami sampai di stasiun Bandung, aku berpisah dengan Nindya. Tidak ada ucapan selamat tinggal. Tidak ada lambaian tangan atau senyum Nindya, dia hanya bilang tentang janur kuning. Di gerbang stasiun itu, aku melihat Dani menghampiri Nindya. Nindya membuka carriernya kemudian memeluk Dani. Kali ini aku benar-benar sadar. Lengan Nindya hanya akan memeluk Dani. Nyamannya Nindya hanya ketika bersama Dani. Saat itu aku memakai kembali kaca mata hitamku. Berjalan keluar stasiun Bandung tanpa melirik Nindya. “Aku seneng banget.” Kata Nindya, berbisik di telinga Dani. “Seru! Aku mau kesana lagi.” Suara Nindya terdengar ringan dan renyah. Seolah lupa kami saling berteri...
"Age cannot wither her, nor custom stale her infinite variety"
---Anthony and Cleopatra, Act II, Scene II---