Ketika aku menyadari bahwa aku sedang dalam perjalanan "kembali", aku selalu berusaha berkenalan dengan sosok diriku yang baru. Lalu aku akan bilang pada diriku yang baru itu, " kamu mau lari kemana, Lukita? Disinilah tempatmu kembali. " Aku sudah sadar sejak awal kalau aku akan selalu kembali pada hal-hal yang kucintai. Mereka itu adalah yang menjadikan diriku adalah aku. Entah aku sudah ganti casing berapa kali, entah aku sudah berapa kali mengubah penyebutan namaku, aku akan selalu nyaman menyebut diriku sendiri sebagai saya. Aku mencoba melarikan diri sejauh mungkin dari kenyataan pahit kehidupan beberapa tahun ke belakang. Aku mencoba membuat bingkai kehidupan baru yang intinya adalah caraku untuk menghapus kesalahan yang pernah kuperbuat. Aku juga mencoba memaafkan diriku sendiri melalui memaafkan orang-orang di sekelilingku. Memang butuh waktu yang tidak sebentar. Waktunya lama. Tapi bukan berarti tidak bisa. Pada akhirnya aku sadar bahwa, " tidak ...
"Age cannot wither her, nor custom stale her infinite variety"
---Anthony and Cleopatra, Act II, Scene II---