kau mengubah lagu hidupku...

Kau mengubah lagu hidupku...

Kau mengaransemen tangga-tangga nada minor menjadi mayor.
Perlahan, aku merasa lagu sendu yang mengiriku berubah menjadi lagu ceria.

Kakiku yang diseret menahan perih dan luka kini berjingkrak riang.

Senyum yang dulu dilingkari air mata mulai menyembul,
air mata itu sudah mengering.

Cuaca yang selalu, mendung, dingin dan tidak bersahabat, yang selalu membuatku mengurung dan menutup diri, kini mulai punya matahari.
Matahari yang hangat itu menyinariku dan memberiku rasa hangat.

kau...
adalah puisi yang paling kucintai
(karena memang aku tak pernah berkenalan dengan puisi manapun)
adalah lagu yang akan sering kusenandungkan
(yang tak peduli meskipun wajahku ini tak pantas untuk menyanyikan lagu blues)
adalah pusat segala harapan dan mimpiku
(kau adalah seni yang lupa siang dan malam)

aku menyayangimu, bahkan lebih dari aku menyayangi diriku sendiri...
kusayangi...



11 Juni 2011
@jalan dago - bukit bintang

2 comments:

Post a Comment